Launching Multikampus IPB

Gubernur Jawabarat H.Ahmad Heryawan,Lc. Berharap melalui program multi kampus IPB ini dapat semakin meningkatkan APK Pendidikan Tinggi di Jawabarat sehingga pada gilirannya mampu memberikan kontribusi secara positif bagi peningkatan mutu dan kualitas SDM masyarakat jawabarat. Perguruan tinggi tidak hanya sebatas lembaga pendidikan dan pengajaran, namun berperan penting dalam proses peningkatan mutu dan daya saing sumber daya manusia, dan merupakan mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan agenda pembangunan bangsa, sehingga pengembangan Perguruan Tinggi senantiasa manjadi prioritas penting bagi kita bersama dalam mencetak Sumber Daya Manusia yang berkualitas dalam menghadapi dinamika kehidupan dan pembangunan bangsa ke depan. Sejalan hal tersebut pemprov jabar bekerjasama dengan IPB mengadakan program Multi Kampus IPB di Kota Sukabumi sebagai salah satu langkah dalam meningkatkan APK Ptdi jabar dan juga sebagai upaya dalam memaksimalkan potensi yang ada di Kota Sukabumi.

Lebih Lanjut Walikota Sukabumi H.Mohamad Muraz menjelaskan pemerintah Kota Sukabumi sudah sejak awal memandang akan pentingnya pembangunan pendidikan sebagai pondasi bagi keberhasilan pembangunan bidang lainnya. Hal ini tercermin dari Visi Kota Sukabumi “ Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawabarat Berlandaskan Iman dan Taqwa “.dan didukung oleh Visi Walikota/Wakil Walikota “ Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan Rahmanat Lil’alamin”. Prosentase anggaran pendidikan Kota Sukabumi sampai tahun 2016 sudah melebihi limit 35 {5f019b056bf1c5c4b104044f49aa684c9c05cb7430099ff58904209d3e9a7d2b} jauh dari minimal 20 {5f019b056bf1c5c4b104044f49aa684c9c05cb7430099ff58904209d3e9a7d2b} sebagaimana diamanatkan oleh UU Sisdiknas, dan cukup berpengaruh terhadap kondisi gedung dan ruang kelas di Kota Sukabumi yang semuanya hampir dalam kondisi baik.Berkenaan dengan gagasan Gubernur Jawabarat yang menjalin kerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi terkemuka ditanah air salah satunya IPB, diharapkan dapat meningkatkan gairah serta kepercayaan diri para lulusan SLTA di pelosok daerah di jawabarat untuk mendaftar sehingga akan memberikan dampak nyata kepada pemerataan kualitas SDM sampai kedaerah, selain secara kuantitatif dapat meningkatkan Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi yang secara nasional masih rendah dibandingkan APK jenjang Pendidikan dasar dan menengah. Kehadiran ulti Kampus di Kota Sukabumi tentunya dapat bersinergi dengan berbagai potensi yang ada antara lain bisa memanfaatkan keberadaan BBPBAT dan Kawasan Agribisnis Cikundul seluas 4,5 hektar yang sedang dikembangkan menjadi zona hortikultura berisi Screen House, Laboratorium Kultur Jaringan, Hidroponik, dan Rumah jamur ; Zona Perikanan, Zona Peternakan dan Zona Pustaka Tanaman, dan dilengkapi dengan pengelolaan bio gas dan taman bermain, sehingga ke depan manjadi kawasan Edu Agro Wisata.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Sukabumi yang juga Ketua Yayasan Kusumah Bangsa yang membawahi Poltek Sukabumi dan Stikes Sukabumi, DR.HMN.Hanafie Zain,M.Si melaporkan  untuk lahan kampus IPB, telah menetapkan lokasi berdampingan dengan lahan pembangunan kampus Politeknik negeri  dan berdekatan dengan Kawasan Zona Pengembangan Agribisnis Cikundul ,yang bilamana dibutuhkan bisa menjadi laboratorium bagi mahasiswa untuk melakukan penelitian,  sesuai anggaran yang dialokasikan Pemprov Jabar tahun anggaran 2016 diestimasi lahan yang bisa dibeli untuk Multi Kampus IPB seluas 5 hektar, saat ini sedang berproses mudah-mudahan taun 2017 sudah tersertifikasi. Penyedian lokasi kampus sementara utk kegiatan perkuliahan, sesuai dgn jumlah mahasiswa yang direncanakan akan diterima oleh IPB telah menyiapkan dua alternatif, pertama 12 ruang kelas di komplek kampus Poltek sukabumi yang saat ini digunakan program Strata 1 Stikes beserta ruang pendukung untuk rektorat, dosen, administrasi, alternatif kedua 8 ruang kelas milik Poltek Sukabumi dan untuk menambah daya tampung maka bila ada kompensasi akan digunakan untuk membangun vertikal diatas ruang kelas yang belum bertingkat. Serta mensosialisasikan program Multi Kampus IPB baik langsung kepada pelajar, kelompok masyarakat maupun melalui media massa, cetak dan elektronik,website dan Radio Pemerintah.

Dalam kesempatan ini pula Rektor IPB Prof.Dr.Ir.Herry Suhardiyanto,M.Sc menyatakan bahwa Program Studi di Luar Domisili (PPD) atau Pendidikan Multikampus adalah pelaksanaan kegiatan pendidikan tinggi oleh perguruan tinggi diluar domisili perguruan tinggi sebagiaman dicantumkan dalam izin pendirian perguruan tinggi dan atau izin penyelenggaraan program studi yang ditetapkan oleh kementrian riset dan pendidikan tinggi. IPB tahun ini akan membuka 4 program studi di PPD Multikampus sukabumi, diantaranya Program Keahlian Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya (D3), Program Keahlian Teknologi dan Manajemen Ternak (D3), Agronomi dan Hortikultura (Sarjana) dan Ekonomi Pertanian, Sumberdaya dan Lingkungan (Sarjana). Program PPD Multikampus ini merupakan salah satu dari beragam upaya yang telah dan sedang IPB lakukan untuk meningkatkan akses kualitas pendidikan tinggi Indonesia, dan mempersiapkan SDM IPTEK yang akan bersaing dalam pasar kerja nasional maupun internasional.

Latest articles

Masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik, Homecare Kota Sukabumi Mendapatkan Penghargaan Nasional

JAKARTA--Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menerima penghargaan top 45 inovasi pelayanan publik terkait program Homecare dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan...

Apel Pelepasan Pasukan Satgas Pamtas Penyangga (Mobile) Papua YONIF 310

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menjadi Pembina Apel Pelepasan Pasukan satgas Pamtas penyangga (mobile) Papua YONIF 310 Bertempat di YONIF 310 Cikembar (18/10) Hadir dalam...

Warga Rela Antri di Bank untuk Pencairan Bantuan UMKM 2.4 Juta

Puluhan warga di Kota Sukabumi, Jawa Barat, rela mengantri untuk mencairkan bantuan pemerintah untuk usaha mikro umkm. Sejak Jumat Pagi, 16 Oktober 2020, warga...

Presiden Jokowi : Percepat Realisasi Belanja Daerah

Percepatan realisasi anggaran belanja pemerintah merupakan salah satu yang dibutuhkan untuk mendukung pemulihan ekonomi yang harus berjalan beriringan dengan pemulihan dampak kesehatan akibat pandemi. Saat...
Berita sebelumyaSidak Terminal Type A
Berita berikutnyaSoft Opening Unit Cardiac

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here