Cegah Penyebaran Virus Corona, Sekolah di Kota Sukabumi Belajar di Rumah

Pemerintah Kota Sukabumi akhirnya mengambil kebijakan untuk mengalihkan proses kegiatan belajar mengajar dari sekolah ke rumah mulai 16 Maret hingga 28 Maret 2020. Hal ini sebagai bagian upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Langkah tersebut sesuai hasil rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi pada Minggu (16/3) malam. Rakor ini dihadiri pula Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami dan Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada serta pejabat Pemkot Sukabumi lainnya.

” Hasil rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Sukabumi pada 15 Maret 2020, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dialihkan di rumah mulai 16 Maret sampai 28 Maret 2020,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi Nicke Siti Rahayu. Ketentuan ini dituangkan dalam surat pemberitahuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 421/244/Set-Disdik/III/2020 tentang Kegiatan Belajar Mengajar di Satuan Pendidikan Formal dan Non Formal.

Dalam surat ini juga disampaikan guru diwajibkan memberikan tugas belajar di rumah sesuai dengan mata pelajaran dan pencapaian pembelajarannya. Selanjutnya satuan pendidikan diwajibkan melaporkan hasil belajar di rumah sesuai dengan program yang diberikan gurunyam

Pemerintah juga kata Nicke, mengimbau orangtua agar tidak membawa anaknya berwisata atau keluar rumah, sehingga tidak menganggu proses belajar di rumah.

Nicke mengatalan, ketika ada hal-hal yang dicurigai kaitan dengan virus Corona segera hubungi call center yang disiapkan dalam surat edaran Pemkot Sukabumi. Di sisi lain guru tetap melakukan proses pembelajaran dan memantau belajar anak didik di sekolah dalam artian guru tetap berada di sekolah.

Terbitnya kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Corona pada Sauan Pendidikan. Selain itu surat edaran Kementerian Agama, Surat edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 400/26/Hukham, Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinso Jawa Barat Nomor 443/3302-Set-Disdik dan Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan.

Latest articles

Masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik, Homecare Kota Sukabumi Mendapatkan Penghargaan Nasional

JAKARTA--Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menerima penghargaan top 45 inovasi pelayanan publik terkait program Homecare dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan...

Apel Pelepasan Pasukan Satgas Pamtas Penyangga (Mobile) Papua YONIF 310

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menjadi Pembina Apel Pelepasan Pasukan satgas Pamtas penyangga (mobile) Papua YONIF 310 Bertempat di YONIF 310 Cikembar (18/10) Hadir dalam...

Warga Rela Antri di Bank untuk Pencairan Bantuan UMKM 2.4 Juta

Puluhan warga di Kota Sukabumi, Jawa Barat, rela mengantri untuk mencairkan bantuan pemerintah untuk usaha mikro umkm. Sejak Jumat Pagi, 16 Oktober 2020, warga...

Presiden Jokowi : Percepat Realisasi Belanja Daerah

Percepatan realisasi anggaran belanja pemerintah merupakan salah satu yang dibutuhkan untuk mendukung pemulihan ekonomi yang harus berjalan beriringan dengan pemulihan dampak kesehatan akibat pandemi. Saat...

Related articles

2 Comments

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here