Yuk, Belanja Kebutuhan Pokoknya Secara Online yang disediakan Pemkot Sukabumi

SUKABUMI–Di masa pandemi Covid-19, Pemkot Sukabumi membuka layanan pasar tani melayani online. Terobosan tersebut untuk membantu warga agar tidak perlu keluar rumah ketika akan membeli bahan kebutuhan pokok masyarakat.

” Dalam pemenuhan pangan di tengah pandemi Covid-19, pemkot melalui pasar tani melayani penjualan pangan segar dan kebutuhan pokok secara online melalui program Pasta Melon (pasar tani melayani online),” ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Kamis (16/4). Program ini dijalankan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi dengan menggandeng Asosiasi Pasar Tani dan Kelompok Tani Nelayan Andalan dalam menyediakan pesanan antar untuk bahan pangan dan kebutuhan pokok.

Peluncuran aplikasi tersebut salah satunya untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat ketika membutuhkan bahan pangan. Harapannya dengan menggunakan aplikasi tersebut masyarakat tinggal dirumah lalu nanti akan diantar. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini sudah ada imbauan dari pemerintah agar masyarakat untuk diam di rumah saja.

Sehingga warga diimbau tidak keluar rumah terutama ke tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan. Pasta Melon ini menyediakan sembako, sayuran, daging, susu, bumbu-bumbu, ikan laut, telur, buah-buahan hingga makanan siap saji (Frozen food). Nantinya jika masyarakat ingin membeli pangan online bisa bergabung melalui aplikasi Whatapps Grup.

Ketika mengklik http://bit.ly/jointpasta, selanjutnya ada berbagai macam pilihan pangan dan harganya yang terjangkau. Di mana seluruh pangan yang ada diaplikasi tersebut semuanya murni dari petani langsung dan harganya mampu bersaing dengan harga yang ada dipasaran. Fahmi mengatakan, warga bisa memesan melalui aplikasi ini hingga pukul 15.00 WIB setiap harinya. Nantinya pada esok hari barang akan dikirimkan.

Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri Setiawan menambahkan saat ini bahan pangan tersebut dipusatkan di Sub Terminal Agribisnis (STA) Bungbulang Kecamatan Cibeureum. ” Respon warga untuk aplikasi ini sudah banyak,” terang dia. Meskipun lanjut Andri, untuk pemesanan baru sedikit yang masuk akan tetapi nilai transaksinya lumayan besar.

Ke depan DKP3 akan terus melakukan sosialisasi terkait aplikasi ini. Program ini sambung Andri, selain memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berbelanja juga sekaligus membantu para petani asli Kota Sukabumi. ” Khususnya pada saat situasi saat ini,” imbuh dia.

Targetnya tutur Andri, aplikasi ini benar-benar bermanfaat bagi warga. Di samping itu turut mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19

Dilla Novianti
Humas Kota Sukabumi

Latest articles

Apel Pelepasan Pasukan Satgas Pamtas Penyangga (Mobile) Papua YONIF 310

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menjadi Pembina Apel Pelepasan Pasukan satgas Pamtas penyangga (mobile) Papua YONIF 310 Bertempat di YONIF 310 Cikembar (18/10) Hadir dalam...

Warga Rela Antri di Bank untuk Pencairan Bantuan UMKM 2.4 Juta

Puluhan warga di Kota Sukabumi, Jawa Barat, rela mengantri untuk mencairkan bantuan pemerintah untuk usaha mikro umkm. Sejak Jumat Pagi, 16 Oktober 2020, warga...

Presiden Jokowi : Percepat Realisasi Belanja Daerah

Percepatan realisasi anggaran belanja pemerintah merupakan salah satu yang dibutuhkan untuk mendukung pemulihan ekonomi yang harus berjalan beriringan dengan pemulihan dampak kesehatan akibat pandemi. Saat...

35 Pejabat di Lingkungan Pemkot Sukabumi Dilantik

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi melantik 35 orang pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Pelantikan yang dilakukan dengan protokol...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here