Data Tidak Tepat Sasaran Bukan Masalah Tapi Menjadi Berkah, Begini Cara Bijak Warga Nagrak Cisaat Sukabumi Menerima Bansos Jabar.

Ketidak validan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) mulai dari tumpang tindihnya data KPM (Keluarga Penerima Manfaat) PKH / BPNT, data ganda, meninggal dunia, pindah dan tidak tepat sasaran KPM menjadi masalah yang membuat kericuhan di semua lapisan masyarakat dalam pembagian Bantuan Terdampak Covid-19 Provinsi Jawa Barat. Ketua RT, Ketua RW, Desa menjadi bulan-bulan protes warga sampai terjadi penolakan bantuan disebagian wilayah yang ada di provinsi Jawa Barat.

Beda dari yang lain di Kabupaten Sukabumi Kecamatan Cisaat, Tepatnya di Kp. Nagrak Tengah RW. 002 Desa Nagrak, KPM yang tidak tepat sasaran tidak menjadi masalah tetapi membuat berkah. Dalam Data KPM Penerima Bantuan Provinsi Jawa Barat Terdampak Covid-19 tercatat 2 dari 5 KPM Penerima Bantuan yang tidak tepat sasaran, tetapi 2 KPM tersebut tidak menolak tapi menerimanya dan menyerahkan 2 Paket Bantuan tersebut kepada pihak Ketua RW. 002 Desa Nagrak untuk diberikan kembali kepada Keluarga yang lebih membutuhkan.

Ketua RW. 002 mengajak jajaran kepengurusannya yang tergabung dalam Pasukan RW. 002 Siaga untuk mengelola 2 Paket Bantuan tersebut. Alhamdulillah dari 2 paket Bantuan tersebut, ditambah dari para dermawan yang ada di RW. 002 Desa Nagrak jadilah 12 Paket Bantuan yang di serahkan langsung kepada para jompo dan keluarga kurang mampu.

Semua orang membutuhkan bantuan karena pasti merasakan semua dampak yang disebabkan pandemi covid-19 saat ini, yang kaya, yang miskin berharap pada bantuan yang datang karena merasa terdampak.

Disinilah kita bisa belajar tentang bersyukur dan indahnya berbagi, saat KPM yang tidak tepat sasaran mendapat bantuan dari pemerintah tetapi merasa masih ada yang lebih membutuhkan apa salahnya bantuan tersebut diberikan kembali kepada yang lebih membutuhkan bantuan tersebut.

Latest articles

Apel Pelepasan Pasukan Satgas Pamtas Penyangga (Mobile) Papua YONIF 310

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menjadi Pembina Apel Pelepasan Pasukan satgas Pamtas penyangga (mobile) Papua YONIF 310 Bertempat di YONIF 310 Cikembar (18/10) Hadir dalam...

Warga Rela Antri di Bank untuk Pencairan Bantuan UMKM 2.4 Juta

Puluhan warga di Kota Sukabumi, Jawa Barat, rela mengantri untuk mencairkan bantuan pemerintah untuk usaha mikro umkm. Sejak Jumat Pagi, 16 Oktober 2020, warga...

Presiden Jokowi : Percepat Realisasi Belanja Daerah

Percepatan realisasi anggaran belanja pemerintah merupakan salah satu yang dibutuhkan untuk mendukung pemulihan ekonomi yang harus berjalan beriringan dengan pemulihan dampak kesehatan akibat pandemi. Saat...

35 Pejabat di Lingkungan Pemkot Sukabumi Dilantik

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi melantik 35 orang pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Pelantikan yang dilakukan dengan protokol...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here