Beranda / News / Jembatan Garuda Suci Dibangun 35 Hari, DPRD Sukabumi Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Desa

Jembatan Garuda Suci Dibangun 35 Hari, DPRD Sukabumi Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Desa

SUKABUMI – Kehadiran Jembatan Garuda Suci di Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, dinilai membawa perubahan penting bagi mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Usep, mengatakan keberadaan jembatan tersebut memiliki posisi strategis karena menghubungkan berbagai aktivitas warga yang sebelumnya membutuhkan akses transportasi yang lebih memadai.

Hal itu disampaikan Usep saat menghadiri peresmian Jembatan Garuda Suci di Desa Cikembar, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, fungsi jembatan tidak hanya sebatas memperlancar perjalanan masyarakat. Infrastruktur tersebut juga dapat menunjang distribusi hasil pertanian, akses warga menuju fasilitas pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

“Jembatan yang dibangun ini sangat strategis. Bahkan menjadi urat nadi masyarakat dari sisi perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Kami sangat menyambut baik,” ujar Usep.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut juga mengapresiasi proses pembangunan yang melibatkan unsur TNI dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan dalam menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Usep berharap jembatan yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya masyarakat di wilayah Sukamantri dan Cikaret yang selama ini membutuhkan akses transportasi yang lebih layak.

Di sisi lain, Usep menilai pembangunan infrastruktur di daerah juga perlu berjalan beriringan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan sejumlah program pemerintah seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat.

Menurutnya, berbagai program tersebut memiliki potensi memberikan dampak hingga tingkat desa apabila dilaksanakan secara optimal.

“Banyak program Pak Prabowo yang benar-benar menyentuh hingga masyarakat desa. KDKMP pun sudah ada beberapa yang beroperasi di Sukabumi. Jika KDKMP dan SPPG terwujud sepenuhnya, Insya Allah perekonomian di desa akan semakin baik. Maka dari itu, saya mendukung penuh seluruh program Pak Presiden,” tegasnya.

Jembatan Garuda Suci sendiri berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar 35 hari sejak mulai dikerjakan pada Juni 2026. Kehadirannya kini menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Usep berharap pembangunan jembatan tidak berhenti pada manfaat mobilitas semata. Dengan akses yang semakin terbuka, ia menilai peluang masyarakat untuk mengembangkan usaha, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan aktivitas ekonomi juga semakin besar.

“Harapannya tentu jembatan ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *