Beranda / Peristiwa / Solidaritas Menggerakkan Aksi: Dinsos, Baznas, dan Viking Bali Jemput Warga Sukabumi Terlantar Usai Kecelakaan

Solidaritas Menggerakkan Aksi: Dinsos, Baznas, dan Viking Bali Jemput Warga Sukabumi Terlantar Usai Kecelakaan

SUKABUMI — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi tengah melakukan upaya penjemputan seorang warga berinisial AK (27), asal Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Bali pada 14 Februari 2026 lalu.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Sukabumi, dr Lulis Delawati, menjelaskan bahwa AK sebelumnya berangkat ke Bali untuk mencari pekerjaan. Namun nahas, ia mengalami kecelakaan dan harus mendapatkan perawatan intensif di RS Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar.
“Pasien sempat masuk ke triase IGD dan menjalani serangkaian tindakan medis, termasuk operasi bedah tulang pada bagian femur dan pelvik,” ujarnya saat ditemui media, Rabu (8/4/2026).

Selama menjalani perawatan di rumah sakit, AK diketahui tidak didampingi keluarga alias terlantar di Bali. Meski demikian, setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi pasien berangsur membaik hingga akhirnya diperbolehkan pulang untuk menjalani perawatan lanjutan.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak keluarga, lanjut Lulis, keluarga menyatakan bersedia menerima AK kembali. Namun keterbatasan ekonomi membuat mereka tidak mampu menjemput maupun mendampingi selama proses pemulangan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dinas Sosial Provinsi Bali berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat serta Dinas Sosial Kota Sukabumi, mengingat AK merupakan warga Sukabumi.
“Dinsos Kota Sukabumi juga telah berupaya mencari solusi, termasuk berkoordinasi dengan BAZNAS untuk membantu proses pemulangan pasien,” jelasnya.

Tak hanya itu, solidaritas juga datang dari komunitas suporter sepak bola Persib Bandung. AK yang merupakan anggota Viking Sukabumi—sebutan bagi pendukung Persib Bandung—turut mendapatkan bantuan bekal dari anggota Viking Bali.

Lulis menambahkan, pada Rabu (8/4/2026), pasien telah dalam perjalanan menuju Bandung dengan penjemputan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Diperkirakan, AK akan tiba di Bandung pada Sabtu (11/4/2026), sebelum selanjutnya dijemput secara estafet oleh Dinsos Kota Sukabumi untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Selain proses pemulangan, Dinsos Kota Sukabumi juga telah melakukan tindak lanjut kepada keluarga pasien. Pihak kelurahan setempat telah melakukan kunjungan ke rumah orang tua AK.
“Dari hasil asesmen, kondisi keluarga memang tidak mampu secara ekonomi dan menyerahkan sepenuhnya proses pemulangan kepada bantuan pemerintah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan