Beranda / Event / Syukuran Nelayan Ciwaru ke-69 Digelar, DPRD Sukabumi Dorong Jadi Magnet Wisata Geopark Ciletuh

Syukuran Nelayan Ciwaru ke-69 Digelar, DPRD Sukabumi Dorong Jadi Magnet Wisata Geopark Ciletuh

SUKABUMI – Tradisi Syukuran Nelayan Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, kembali digelar pada 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-69, kegiatan budaya masyarakat pesisir tersebut mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Sukabumi.

DPRD menilai Syukuran Nelayan Ciwaru memiliki nilai lebih dari sekadar tradisi tahunan. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari pengembangan pariwisata berbasis budaya sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di kawasan Geopark Ciletuh.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali bersama Wakil Ketua I Yudha Sukmagara, Wakil Ketua II H. Usep, Wakil Ketua III Ramzi Akbar Yusuf, serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.

Budi mengatakan, Syukuran Nelayan Desa Ciwaru telah menjadi tradisi yang melekat dengan kehidupan masyarakat pesisir. Keberadaannya sekaligus menjadi bagian dari identitas budaya kawasan Geopark Ciletuh.

“Syukuran Nelayan Desa Ciwaru merupakan agenda budaya tahunan yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat pesisir di kawasan Geopark Ciletuh,” ujar Budi.

Menurutnya, tradisi tersebut merupakan bentuk rasa syukur para nelayan atas hasil laut yang diperoleh. Namun di sisi lain, pelaksanaannya juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata yang mengedepankan kearifan lokal.

Budi berharap momentum Syukuran Nelayan dapat dikemas semakin menarik sehingga mampu mengundang wisatawan untuk datang dan mengenal lebih dekat budaya masyarakat pesisir Kabupaten Sukabumi.

Peningkatan kunjungan wisatawan, kata dia, diharapkan tidak berhenti pada sektor pariwisata saja, tetapi turut memberikan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya para pelaku usaha dan nelayan.

Selain aspek budaya dan pariwisata, kegiatan tersebut juga dinilai memiliki makna sosial. Syukuran Nelayan menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus memberikan penghargaan terhadap profesi nelayan yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Syukuran Nelayan Desa Ciwaru mengusung tema “Ngagungkeun nu Kawasa, Ngajaga Budaya, Ngamulyakkeun Nelayan.”

Tema tersebut merepresentasikan tiga pesan utama, yakni rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut, komitmen menjaga warisan budaya pesisir, serta penghormatan terhadap kehidupan dan profesi nelayan.

Budi menegaskan DPRD Kabupaten Sukabumi akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang memiliki nilai budaya sekaligus berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami berharap tradisi ini terus dilestarikan sebagai kekayaan budaya Kabupaten Sukabumi yang mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” katanya.

Dengan usia tradisi yang telah mencapai 69 tahun, Syukuran Nelayan Ciwaru diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan masyarakat pesisir, tetapi juga berkembang menjadi salah satu atraksi budaya yang memperkuat daya tarik Geopark Ciletuh di Kabupaten Sukabumi.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *