Beranda / News / Beda Jaket, Satu Tujuan! Kapolres Sukabumi Kota Tekankan Persatuan Pengemudi Ojol

Beda Jaket, Satu Tujuan! Kapolres Sukabumi Kota Tekankan Persatuan Pengemudi Ojol

SUKABUMI – Penguatan solidaritas antarkomunitas dan kepedulian sosial menjadi pesan utama Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo kepada para pengemudi ojek online (ojol). Ia mengajak seluruh pengemudi untuk tidak terpecah oleh perbedaan identitas maupun platform aplikasi, melainkan bersatu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pesan tersebut disampaikan Sentot saat menghadiri kegiatan Bakti Sosial Tali Ka Asih Tahun 2026 Keluarga Besar Grab Sukabumi di Vila Cantik, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Sabtu (17/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Sentot menegaskan bahwa kesamaan tujuan dan semangat kebersamaan jauh lebih penting dibandingkan perbedaan atribut yang dikenakan masing-masing pengemudi.

“Jaket atau aplikasi boleh berbeda, tetapi semangat kita tetap satu. Apa semangat kita?” kata Sentot di hadapan peserta kegiatan.

Ia kemudian mengingatkan tiga nilai yang perlu menjadi pegangan bersama, yakni berjuang untuk keluarga, berbuat bagi sesama, dan berkontribusi menjaga Kota Sukabumi agar tetap aman serta kondusif.

Menurutnya, profesi sebagai pengemudi ojol tidak hanya berkaitan dengan upaya mencari nafkah untuk keluarga. Interaksi yang berlangsung setiap hari dengan masyarakat juga membuka ruang bagi para pengemudi untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat hubungan antarsesama.

“Yang pertama, berjuang untuk keluarga. Yang kedua, berbuat untuk sesama seperti yang saat ini rekan-rekan hadiri. Kita berbuat untuk sesama, demikian juga rekan-rekan ojol saling membantu masyarakat. Kemudian yang terakhir, kita sama-sama jaga Kota Sukabumi agar tetap kondusif,” tuturnya.

Sentot menilai kegiatan bakti sosial seperti Tali Ka Asih merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat. Semangat berbagi, kata dia, diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, pengemudi ojol dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman. Mobilitas mereka yang tinggi serta aktivitas di berbagai wilayah membuat peran mereka dalam kehidupan sosial masyarakat tidak dapat dipandang sebelah mata.

Karena itu, sinergi antara komunitas pengemudi, kepolisian, dan masyarakat perlu terus dibangun. Hubungan yang dilandasi rasa saling menghormati dan kepedulian diharapkan mampu memperkuat persatuan sekaligus menjaga situasi kamtibmas di Kota Sukabumi.

Kegiatan Bakti Sosial Tali Ka Asih Tahun 2026 Keluarga Besar Grab Sukabumi pun menjadi momentum untuk meneguhkan nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, pesan persatuan kembali digaungkan: perbedaan jaket dan aplikasi bukan penghalang untuk saling membantu, memperjuangkan kesejahteraan keluarga, serta menjaga Kota Sukabumi tetap aman dan kondusif.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *