SUKABUMI — Dugaan pelecehan terhadap seorang siswi SMK yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi mendapat perhatian dari Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali.
Budi menyampaikan keprihatinannya terhadap dugaan kasus tersebut. Menurutnya, keberadaan pelajar di lingkungan pemerintahan seharusnya menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pengenalan dunia kerja, bukan justru menghadapkan mereka pada tindakan yang merugikan.
Ia menilai dugaan kejadian tersebut harus menjadi perhatian bersama, khususnya bagi setiap perangkat daerah yang menerima peserta PKL.
“Ya, artinya kita merasa prihatin atas kejadian yang terjadi. Yang seharusnya di dinas itu memberikan satu pendidikan untuk anak-anak PKL, ternyata ada kejadian itu. Tetapi ini menjadi pembelajaran buat semua. Bahwa janganlah bermain-main. Janganlah bermain-main,” ujar Budi, Rabu (16/9/2026).
Budi menegaskan, lingkungan pemerintahan memiliki aturan mengenai kedisiplinan, etika, serta perilaku aparatur. Karena itu, apabila terdapat individu yang melakukan tindakan melanggar hukum maupun norma yang berlaku, maka yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak semestinya dikaitkan dengan sistem secara keseluruhan apabila dugaan pelanggaran dilakukan oleh individu.
“Sistemnya udah jelas kok, untuk tidak melakukan hal yang tidak baik. Tetapi manakala memang melakukan itu juga, ya siap tanggung sendiri,” tegasnya.
Budi juga mengingatkan pimpinan organisasi perangkat daerah dan seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pelajar yang menjalani PKL.
Menurut dia, peserta PKL masih berada dalam posisi sebagai pelajar yang membutuhkan bimbingan. Oleh sebab itu, aspek keamanan dan kenyamanan harus menjadi bagian dari tanggung jawab lingkungan tempat mereka menjalani praktik.
Ia berharap setiap perangkat daerah dapat memastikan terciptanya suasana kerja yang profesional, aman, serta memberikan perlindungan kepada para pelajar selama mengikuti program PKL.
“Janganlah bermain-main,” kembali ditegaskan Budi.
Sementara itu, dugaan kasus pelecehan tersebut telah masuk dalam penanganan aparat kepolisian. Seorang pria berinisial TIP, yang disebut sebagai pejabat di lingkungan Dishub Kabupaten Sukabumi, dilaporkan terkait dugaan perlakuan tidak pantas terhadap seorang siswi yang sedang menjalani PKL.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, TIP masih menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi setelah adanya laporan dari pihak sekolah.
Karena proses hukum masih berlangsung, status TIP dalam perkara tersebut tetap mengacu pada proses pemeriksaan kepolisian hingga terdapat keterangan atau keputusan hukum lebih lanjut.
Kasus ini sekaligus menjadi perhatian terhadap mekanisme pengawasan peserta PKL di lingkungan instansi pemerintah, terutama untuk memastikan pelajar memperoleh ruang belajar yang aman selama menjalani praktik kerja lapangan.





